Showing posts with label International Student. Show all posts
Showing posts with label International Student. Show all posts

Tuesday, June 21, 2016

JUNE 2016 - MASTER GRADUATION

15 June 2016, SIDANG.

Alhamdulillah, dapet nilai 95. Thank you for my supervisor and Prof. Yang and Prof. Dai.
Sidangnya bertiga, sama Daphne dan Sheena. Both of them are nice, friendly, and helpful.
Sebenarnya proses persiapan sidang ini tidak begitu lancar, karena serba ngedadak. Esti sidang tanggal 15 June 2016, tapi revisi ketemu prof baru tgl 13, dan itupun hanya melihat dari abstrak, kesimpulan, dan daftar pustaka saja. Well, karena beliau orang jenius, beliau cukup tahu overviewnya aja (logika penelitian), karena beliau percaya untuk hal-hal minor kayak masalah grammar atau teknik penulisan esti bisa ngatasin sendiri.

Sebenrnya ada banyak banget yang esti lakuin di thesis ini, dan sebenarnya masih bisa disempurnakan, masalahnya adalah rasa malas dan waktunya juga, waktunya kurang.

That is why, banyak revisi (disuruh ngebedain ketika central bank beli forex dan ketika central bank jual forex, bikin grup developing dan developed, dan regresinya perbaikin). Malsahnya, kalo aku bikin jadi per grup lagi, bakal jadi lebih kecil samplenya, dan hasil regresinya juga mungkin tetap tidak bagus. However, still have a lot of things to do. FIGHTING!!





16 June 2016.  
15.00 PERCOBAAN PERSIAPAN PRESS CONFERENCE DIKTI-NYUST


19.00 DINNER DGN CLASSMATES DAN TEACHERS.
Telat dataaangg.. miannee :((




17 June 2016.
11.00 PRESS CONFERENCE DIKTI-NYUST
Kesan-pesan buat NYUST, ini acara khusus buat 9 mahasiswa Dikti di NYUST yang graduated tahun ini. Semacam sharing dan maintain relationship Dikti-NYUST-ESIT TAIWAN.


14.00 REHEARSAL GRADUATION CEREMONY
Mba kharis jadi perwakilan international student jurusan Design, esti yang dari jurusan Finance.
Ahhh, deg-degan..
Bapak yang jadi pengatur acara ini keliatan galak bagnet dan temperamen, marah-marah mulu sama pembawa acaranya session pagi tiap mereka salah, Ya iyalah yah, pasti beliau tertekan juga, soalnya acara graduation session pagi akan dihadiri oleh wakil presiden Taiwan. Makanya gaboleh ada kesalahan sedikitpun, dan semuanya pasti tegang, tingkat pengamanannya pun bakal ketat. Dia bilang sebelum masuk aula, yang hadir akan diperiksa satu-persatu.
Ketika pindah ke yang session sore (esti upacara wisudanya sesi sore), dia ga temperamen lagi. See, karena ketika session sore wakil presidennya udah pulang.


19.00 FAREWELL INTERNATIONAL STUDENTS



18 June 2016
11.00 ACARA PERPISAHAN SAMA JUNIOR
Dikasih boneka doggy hugable dan kerajinan tangan dari Daphe dan Sheena. Uuuhhh, they are so sweet <3 .="" p="">Kata Chien, setelah acara dinner tanggal 16 June lalu, mereka pergi ke pub, tapi Daphne dan Sheena pulang lebih awal dari pub, karena mau bikin hadiah buat esti.
Mereka print photo, gunting, dan lem, dan bikin kartu ucapan gitu di papan kecil gitu. aahhh,, sedangkan aku gabawa apa-apa. Untungnya banyak yang jualan boneka dan bunga, jadi aku bisa ngasih mereka.


13.00 GRADUATION CEREMONY
Entahlah, tapi menurut esti graduation ceremonynya superrr.. <3 nbsp="" p="">Esti sama kharis duduk agak di depan, soalnya kami akan naik ke panggung. Beda dengan di Indo, di Taiwan gasemua mahasiswa maju ke panggung buat dipindahin tali topinya. (Topi?? gataulah itu pokonya mah intinya).









Di tempat duduk itu, berasa antusisas, karena mungkin berasa pertama kali esti duduk tanpa ada temen sekelas di samping. Dan ketika berlangsungnya acara, esti baru sadar kalo orang Taiwan ternyata bodor. Contohnya, selesai acara speech dan nyanyian "YOU RAISE ME UP" (lampu dimatiin dan kita pake senter hp sambil nyanyi sambil goyanging tangan dan hp), banyak yang terharu, termasuk gue yang bercucuran air mata walo tanpa mengeluarkan suara. Eeehh,, cowo" dibelakang malah ngeledekin sambil bilang: "Huuuk Huuk HUUkk Huukkk....."
Dan gue ngetawain mereka, ternyata mereka bisa bodor juga. :D

19.30 DINNER HOTPOT
Yess, every week, makan hotpot..
Sekarang giliran esti sama aulia yang treat anak-anak.



19 June 2016
21.00 Surprise for Jennifer.
Ini yang bikin aku ngerasa bersalah juga. Jejen ngasih esti kado ultah, tapi esti belum nyiapin kado ultah :((. Esti kira dia ultahnya July, ternyata June :(.. Dia juga gasuka kosmetik, dan sukanya tas, baju. Masalahnya, esti udah gapunya banyak waktu buat keluar kota, sedangkan kalo beli di Douliu mah, gabanyak pilihan dan pasti ketauan beli dimana :(


20 June 2016.
19.00 Dinner dengan Chien, Vincent, Hank, Daphne, etc..
It was so much fun. We had so much laughed at that night.


21 June 2016
Karena masih puasa dan efek ngerjain deadline thesis, ya gitu tidur teh abis subuh. Tapi hari ini esti tidur dari jam 2 pagi ampe jam3. terus, malah nonton drama korea "Beautiful Gong Shim" dari ep 1 ampe ep 12. Coba kalo ada ep 13 ampe ep.20 udah release, pasti gue sekarang masih nonton drama itu XX.
Temen-temen di Douliu, tang asalnya mau stay selama lebaran di Taiwan, ternyata mereka mau pergi ke Jepang. Iya, emang lebih murah sih ke Jepang, tapi esti kurang begitu tertarik ke Jepang.
Dulu esti mikir wah pengen lah ke Korea, tapi entahlah sekarang, berasa, pengen keluar negeri itu enaknya sama suami, sama anak..
Iya, pasti bakal beda nanti udah di Indo mah. pasti ada banyak prioritas lain, but I don't know.. Should I go or not. Dari sini ke Jepang murah, bolak balik kurang 1 juta rupiah. Dan, dari Jepang ke Korea itu gaperlu visa. Entahlah, kemarin conference di Taipei juga esti abis 4juta, belum lagi sekarang esti harus ngeluarin 4juta buat ganti iphone yg rusak, mana kemarin juga . XX.
Hal yg esti pengen adalah Disney. Tapi nanti mereka ke Jepang juga ke Universal, bukan Disney.
Esti g ngebet ke Jepang atau Korea, esti ngebetnya ke London, Turki, pengen ke daerah yg summer juga masih berawa agak dingin wind-nya :D.  Kalo Mekah mah pasti, da kewajiban.
Udah dapet nilai, udah wisuda, berasa udah selesai. Padahal sebenernya still have a lot of things to do. Mulai dari revisi, ke jurusan, persetujuan perpustakaan nasional, baru bisa print dan jilid thesis, minta ttd ke Kaohsiung, minta ttd ke KDEI di Taipei, baru setelah itu bisa minta Galaxy Tour buat booking-in tiket pulang ke Indo, lapor ke Dikti di Jakarta, baru setelah itu boleh pulang ke Bandung.
FIGHTING! (bilangnya sih fighting, tapi setelah posting ini, gue bakal langsung cuci muka, masak nasi, solat, trus tidur). 1.30am Good night. 

Thursday, January 14, 2016

7 Cara Memperkenalkan Budaya Indonesia di Luar Negeri

Biasanya, di setiap Universitas ada acara International students week.
Which is in that week, International students will introduce the culture of their own countries.

Hal apa aja sih tentang Indonesia yang bisa kita tampilkan supaya bikin penonton (local and the other international students) get interested?
Berikut ini hal-hal yang saya dan temen-temen di NYUST tampilkan di acara International week akhir tahun 2015 lalu: (Sebenernya acaranya sederhana, karena keterbatasan alat dan fasilitas yang kita punya dan dapat. Tapi, semoga bisa membantu dalam memberikan kalian inspirasi)

1. Tarian. 
Tari Saman sebenarnya tergolong mainstream sebagai untuk perform depan khayalak di luar negeri. However, tarian ini menunjukkan sifat kekompakan kita sebagai warga Indonesia. Lagi pula, kita bisa belajar tarian ini lewat youtube. Kalo kalian ga punya kostum tari, bisa minjem ke Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di negara tempat kamu study atau mungkin bisa juga minjem ke kantor kedutaan Indonesia di negara tersebut. Untuk di Taiwan, karena Indonesia dan Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik, maka tidak ada kantor kedutaan Indonesia. Oleh karena itu, kita minjem ke kantor KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia).



2. Musik dan nyanyian.
Bisa nyanyi lagu kebangsaan yang nyambung ke lagu dengan local languange kita (Sunda, Jawa, Papua, etc). Lebih baik yang beat nya enak. Akan lebih bagus kalau kamu bisa nge-mix lagu Indonesia yang liriknya diganti dengan bahasa local language mereka. Misalnya: lagu Sempurna versi Chinese. Jadi, setengah lirik pertama bahasa Indonesia, setelah itu Chinese.

3. Makanan.
Of course ini penting banget untuk diperkenalkan ke local people.  :). I don't know about you guys, but what I see is "mostly, western people lebih nerima makanan pedas dibanding chinese and taiwanese people". Kalo untuk orang Jerman dan Belanda, apa aja masuk. Makanan paling enak buat teman-teman local and international dari yang paling enak ke yang biasa aja: SATE, NASI KUNING, mie goreng, rendang, gorengan, ayam balado, kerupuk, kari ayam, teh tarik, dll.

4. Pake batik.
Ajak dan pinjemin sahabat international atau local students buat pake batik di acara tersebut (sebagai ajang promosi batik).

5. Photo booth kostum tradisional + alat musik Indo / wayang
Di stand booth ini peserta bisa mencoba baju tradisional Indo, misalnya kostum tari merak. Jangan lupa, boothnya dihias dengan batik dan aksesoris lain seperti wayang dan alat musik Indo (pokonya yang berbau tradisi Indo).

6. Hijab tutorial
I don't know how about you guys, but my Taiwanese and Chinese friends in here are really curious about hijab. Most of them wanna try hijab, because they think it's beautiful. Nice to here that :p

7. Presentation
Mostly, it's about the geography, ethnic, a little bit telling about history, culture, economy, and how to be an expatriate in Indonesia. At the end of the presentation, it would be better if you play a video to show them how wonderful Indonesia is. https://www.youtube.com/user/TheIndonesiaTravel

Berhubung NYUST bukan terletak di kota besar dan pelajar Indonya masih sedikit, maka fasilitas yang kami punya pun tergolong sederhana. Namun, antusiasme penonton paling membludak di acara perkenalan Indonesia, jika dibandingkan dengan acara perkenalan budaya negara lainnya. Berikut ini adalah video acara Indonesian day di NYUST-Taiwan tahun 2015:
Berikut ini adalah video acara Indonesian day di NYUST-Taiwan, taken by my senior: 


Do you have any ideas how to introduce Indonesia?


Wednesday, January 6, 2016

Barang yang harus dibawa jika ingin kuliah di luar negeri


Mau wisata ke Taiwan?
Mau kuliah di Taiwan? Hmmpph.. pendidikan di Taiwan jelas lebih baik, mereka juga memberikan service yang lebih ke International students. :) dan lagii... negara yang terkenal dengan semikoduktor ini terkenal juga dengan tenaga pendidiknya yang udah ngeluarin berbagai paper top quality in the world. So, ayo datang ke Taiwan, belajarlah kepada ahlinya :)

Apa aja sih barang yang harus dipersiapkan sebelum pergi ke Taiwan?
>> Kamu harus pertimbangin dulu, lokasi yang kamu tuju itu di kota apa, kapan, dan sedang musim apa. Semester akademik pertama (September) dan kedatangan mahasiswa Internasionaldi Taiwan ini bertepatan dengan musim gugur. Jadi, pake jeans, kaos, jaket ringan juga udah cukup (kecuali buat di pesawat). However, kalo kamu datang di semester akademik kedua (tengah Februari) masih musim dingin jadi lebih baik bawa sweater hangat, kaos lengan panjang, dan jaket.
Jaketnya gausah alay kaya buat ngehadepin salju sih (pengalaman, jangan ngeberat"in diri sendiri pas di bandara dengan membawa jaket winter, soalnya ternyata Taiwan ga sedingin itu, ga da salju disini :/)
>> Bawa batik (Please, kamu International student dari Indonesia, harus bawa ini, yaa minimal 1 bolero batik).
>> Sepatu resmi (di Taiwan sepatu high heelsnya lebih mahal dibanding di Indo)
>> Adaptor listrik. Bawa aja yang universal. Disini Taiwan juga banyak kok yang jual, gausah bawa banyak-banyak. Toh, mungkin kamu gakan bawa banyak barang elektronik kan? Inget looh, elektronik di Taiwan lebih murah :), beli produk apple juga bisa dapet student discount.  :) Apalagi beli produk secondhand di facebook dari beberapa situs fb yang emang recommended, harga murah-barang bagus-masih ada garansi-bayar cod. :)
>> Bawa souvenir khas Indonesia. Bawa wayang, angklung, baju batik buat dosen (jaga" kalo nanti udah dapet thesis advisor). Bawa beberapa makanan kecil, untuk memperkenalkan snack Indonesia ke temen-temen kamu.
>> Bawa bekel makanan tahan lama (abon, telor asin, tempe mustofa, kentang kering, yaa semacam kaya gitulah). Kamu 2-3 hari ga terbiasa dengan makanan Taiwan, penyesuaian aja dulu, sambil cari-cari tempat makan yang enak. Karena saya Muslim, jadi saya keliling cari tempat makan vegetarian yang pas di lidah. :)
>> Fotokopi semua dokumen penting: paspor, visa, tiket penerbangan, dokumen asuransi, kartu kredit, kartu ATM, LOA. Pastiin juga kamu punya fotokopinya di rumah.
>> Bawa cukup uang tunai. Pertama kali saya datang ke Taiwan, saya tukarkan 800 USD ke NTD di bandara Taoyuan, Taiwan. Harga tukar terbaik bisa didapatkan di bandara saat kedatangan.
>> Bawa obat pribadi
>> Bawa suplemen/ vitamin pribadi. Taiwan ga ngebolehin kita bawa lebih dari 1,200 butir suplemen. Sewaktu saya mau beli ke amazon.com pun ternyata Taiwan tidak mengijinkan pembelian suplemen Amerika. Entahlah, jadi bingung:/ soalnya nyari di beberapa toko, suplemen yang saya inginkan ini tidak tersedia.
>> Bawa kosmetik pribadi.
>> Bawa makanan instan? Emm.. sebenernya tidak perlu, karena di setiap kota di Taiwan, ada toko Index yang menjual makanan dan kosmetik Indonesia. Pokonya, di setiap kota ada stasiun kereta apai, nah toko Index dan beberapa restoran Indonesia biasanya ada di dekat stasiun. Di toko Index ada bumbu Indofood, bumbu sinti, gorengan kacang, tic tac, biscuit, blue band, mie instan sedaap, mie instan indofood, kopiko, kopi torabika, susu bear brand, kopi kapal api, nestea, kacang garuda, ah banyak lah pokonya :). Untuk tempat makan Indo, ada di dekat stasiun juga, makan makanan Indonesia biasanya 100ntd-120ntd (sekitar 60 ribu).
>> Kalo kamu gabisa minta tolong temen di Taiwan untuk beliin kamu SIMcard, kamu bisa beli SIMcard di bandara. Make sure ketika kamu tiba di Taiwan itu masih office hours.
>> Ajarin keluarga kamu yang belum bisa pake skype atau media sosial lainnya. Cek provider yang bagus sinyalnya di rumah mereka. Supaya, nanti ketika kamu homesick, kamu bisa video call bareng mereka. :)
>> Ini yang paling penting nih. Pastikan e-banking kamu berfungsi dengan baik. Yang belum punya e-banking, harus cepetan diurus ke bank kamu. Dan jangan sampe ilangin token atau lupa password yah gaes :)
>> Bawa buku favorit dan buku yang kamu rasa bakal berguna banget buat kuliah. Misalnya, aku bawa buku Eviews, somehow ketika belajar otodidak, buku petunjuk untuk praktek dengan bahasa Indo lebih mudah dimengerti :3. Di sini gada buku prakteknya, cuma teorinya aja (gada buku praktek dalam bahasa Inggris). Nyari di google pun tetep aja baca buku lebih mudah dipahami karena lebih detail dan lengkap.

I think that's all that you really really need to know :)

Saturday, December 13, 2014

Jalan-jalan di Kota Yunlin - Taiwan

Tinggal dan sekolah di Yunlin, tapi belum pernah keliling Yunlin, belum afdol pastinya. Oleh karena itu, ikutan acara yang diselenggarain international affairs di universitas. Walaupun event kali ini, international students yang datang 3 negara: China-Malaysia-Indonesia.. #refresh #otak #pikiran #hiburan .. daripada mumet mikirin tugas muluu..

Desember 2014 ini lagi musim winter, beberapa hari ini di Yunlin berkisar 11-18 derajat Celcius, Katanya, besok lusa bakal 8 atau 9 derajat Celcius. FYI, gedung-gedung di Taiwan ga ada heater. And FYI, di Taiwan gada salju. Kalo mau ngeliat salju pun kamu harus ke Hu Han Shu dulu (gatau lah aku lupa nama gunungnya apa, tapi pengucapannya kayak gitu). Rencananya bulan Januari depan, sama beberapa temen mau ke Jepang niih (demiii ngerasain dinginnya salju :p). (Semoga jadii ke Jepaaanngg. Amiin).

Hari ini pergi sama international students, ke 3 tujuan:
1.  Visit Chao Yang Solar Farm, Kang Yao di Mailiao
     Apa saja yang bisa dilakukan disana?
     Learn how to Kang Yao
     Put food into the “Yao”
     See around Solar Farm
     Lunch Time
 





2. Visit Ding Shi Colorful Painting Community







3. Visit Shing-long Textile Factory


Too lazy for adding description in this blog.. :) arr...
#semangat #lanjut #nugas #back to real world baby!

 

Monday, January 10, 2011

AIESEC

Here they are, if you want to join a youth organization, may be AIESEC can be your first choice, ok maybe not the first, maybe the second after UNICEF. Well, guys, AIESEC is the World's largest student‐run organization focused on providing a platform for youth leadership development. 

AIESEC's purpose is to enable Peace and Fulfillment of Humankind’s Potential by developing agents of positive change. The organization is present in a physical office in 111 countries and territories, has a current annual membership of over 50,000 young people, provides more than 10,000 international internships experiences, and 10,000 leadership experiences annually. Furthermore, AIESEC has over 60 years of existence, around 1,000,000 Alumni and it has 715 local chapters (physical office) and activities on 1,700 universities. 


In August, AIESEC set a 5-year mid-term ambition with the big goal of engaging and developing every young person. Can you help find the solution? 
AIESEC's "Stories of the future" writing competition invites you to answer the Question. Click http://live.myaiesec.net/aiesec-stories-of-the-future/topic.html for more info.