Saturday, July 2, 2016

Hak Prerogratif Presiden

Awalnya saya sering salah tulis menjadi hak perogratif :)

Hak prerogatif preseiden adalah hak yang melekat langsung hanya kepada presiden baik dalam kapasitas sebagai kepala Negara maupun kepala pemerintahan. Hak tersebut bersifat mutlak dan tidak dapat dimonopoli oleh Presiden. Pada saat mengeksekusi hak tersebut, Presiden tidak boleh diganggu dengan cara apapun. Meskipun dalam praktiknya, selalu saja ada berbagai upaya untuk mempengaruhi presiden dalam mengambil keputusan terkait hak prerogratifnya.

Dalam konteks Negara demokrasi tidak boleh ada pengambilan keputusan yang sama sekali nihil dari ruang diskursus public. Demikian pula halnya dengan pelaksanaan hak prerogratif presiden. Masukan dan diskusi public terkait pemilihan anggota cabinet dan Jaksa Agung, misalnya tentulah dimungkinkan.

Itulah sebabnya, waktu itu Presiden SBY dalam memilih anggota kabinetnya, baik KIB Pertama aupun KIB II, melakukannya dengan semacam fit and proper test di Cikeas. Walaupun akhirnya, bagaimanapun masukan dari berbagai sumber, hasil akhirnya, Presiden SBY sendri yang kemudian mengambil keputusan. Tentu saja tidak semua puas, namun itulah arti, makna dan konsekuensi pelasanaan hak prerogatif presiden.

Pembatasan kewenangan konstitusional presiden tersebut berbanding terbalik, berbeda seratus persen delapan puluh derajat, dengan kewenangan konstitusional presiden sebelum reformasi. Karena, pembatasan dan pengurangan  kewenangan kostitusional presiden itu memang respon langsung atas kewenangan kostitusional presiden sebelum reformasi yang dinilai terlalu besar dan tanpa control. Karenanya, dengan mudah dapat disimpulkan bahwa kewenangan konstitusional preseden era reformasi, setelah perubahan UUD 1945, jelas lebih kecil dan terbatas dibandingkan presiden sebelum refrmasi. Atau jika dipersonifikasikan, kewenangan konstitusional Presiden Habibie, Gus Dur, Megawati, dan utamanya Presiden SBY jauh lebih terbatas dibandingkan kewenangan konstitusional Presiden Soeharto.

Source: Indonesia Optimis Book.

Tuesday, June 21, 2016

when someone flirt you


It's not flirting..

apa yah, ngeceng? kagum? iyaah, ngeceng itu karena kagum, tapi gamau jadi pasangannya, cuma sekedar kagum aja.

ketika seseorang bilang suka sama kamu, tapi sebenernya kamu ganyaman dengan diri kamu sendiri. 
Otoke Fiesty? Apa yang harus kamu lakukan? :(

It's not a relief at all.
Ketika denger ada orang yg flirt sama kamu, kamu malah jadi berprasangka, really? Me? 
Yes, I don't have to say this. However, esti ngerasa kok, daya tarik ketika pake hijab dan sebelum memakai hijab itu berbeda. 
Manusia itu cenderung lebih sering memakai visual, laki" yang ngeliat cewe rambut panjang dan tubuh seksi, perempuan yang ngeliat cowo tanned dan dadanya bidang (sampe sekarang gue masih ga ngerti, kenapa cowo Indonesia jarang yg nge-gym, sedangkan cowo" di Taiwan pada tinggi dan berbadan bidang >.<), ommmoooo >.<

Lanjut, esti ga pede, toh tujuan dari hijab sendiri adalah supaya bikin kamu ga terlalu show up dgn kecantikan dan keindahan fisik seorang wanita kan, dan iya, pake hijab gw jadi ngerasa makin pendiem juga. However, gw jadi tahu, yang mana yg bener, yg mana yg ga.
A: "Ti, kamu cantikan gapake kerudung." Ohh, iyah bukan A aja, tapi banyak orang.
"Yakin mau pake kerudung? Sampe kapan?"
"Esti mah aneh, keluar negeri malah jadi pake kerudung. Keluar negeri mah gausah pake kerudung da gada yg kenal. Di Indo baru pake kerudung."
"Yakin mau pake kerudung terus?"
"Eh, da sekarang pake kerudung yah. Pasti susah yah nyari baju."

Hmmmm.. Malah ngomongin kerudung, lanjut ke topik awal tentang "flirt"
Ketika di Taiwan, tahu ada 2 orang yang katanya kagum. Iya, Alhamdulillah. Tapi juga esti jadi takut, sedih, dan heran. Ada banyak orang di sini yang cantik, yang mereka dari dulu udah pake kerudung, dan masih terlihat cantik.

You know, aku punya sifat yg dominan dimiliki oleh wanita, tapi sifat ini juga dibenci pria. 
AKU ORANGNYA GA PEDEAN. Ketika esti denger kabar kaya gitu, geer iya, seneng, padahal esti berjerawat, kulit coklat, not really that funny, ngerasa ga semenarik waktu sebelum pake kerudung, membatasi kontak mata ketika ngobrol sama cowo,  membatasi tangan yg dulu reflek mukul cowo (sekarang jadi mukul cewe, hikks,, maaf sobaatt :( ), tapi esti juga takut apa karena mereka mengira esti pinter, karena dapet nilai yg gede? 
See, here, kayaknya esti trauma sama seseorang, orang ini pinterr nget nget ngeett, however kita gapernah ada hubungan spesial. Cuman temen aja, yang sebenernya gue udah lama flirt sama dia. Iyalah, gue suka sama yg pinter. Dia sering ikutan lomba nasional, dan dia selalu menang. Dan berakhir dengan, gue mundur, karena illfeel banget sama ini orang, gara" dia gue jadi renggang sama sahabat gue sendiri. Why? Karena dia juga deket sama sahabat gue. Gue ngerasa, ini orang kayak yang lagi nyari, mana yg juara kelas, gue atau sahabat gue. Which is, sobat gue tau gue ngeceng orang ini, dan sobat gue juga gakan berani maju. Ya gue illfeel lah, dan gue milih lupain dia dan ngebuka hati buat yang lain. HAHA. keputusan yang gak gue sesalin sama sekali. >.< kezzeeeelll..
Aku suka sama orang yg pinter, tapi aku takut orang suka sama aku karena berpikir aku pinter. Like, hhh,, I am not a jenious, I am just trying to be a smart person. That is why, ketika orang yg esti suka meraka bilang mereka suka esti karena esti pinter, disitulah berasa ada kantong beras ukuran gajah namplok di punggung. Berasa gue harus mempertahankan atau meningkatkan prestasi, supaya cowo ini tetep suka sama gue. 
See? I mean, it is like, you like B. Then, B said he likes you because you are pretty. Then, you will do anything to maintain your beautiful face.
OR, B said he likes you because you have a lot of money, Then, you will keep earn a lot of money to make him happy and stays beside you.
OR, B said he likes you because you are smart. Then, here it is, you will stay achieving things to keep him thinks that you are the smartest girl in his life. 
Burden? Yes.
=============================================================

JUNE 2016 - MASTER GRADUATION

15 June 2016, SIDANG.

Alhamdulillah, dapet nilai 95. Thank you for my supervisor and Prof. Yang and Prof. Dai.
Sidangnya bertiga, sama Daphne dan Sheena. Both of them are nice, friendly, and helpful.
Sebenarnya proses persiapan sidang ini tidak begitu lancar, karena serba ngedadak. Esti sidang tanggal 15 June 2016, tapi revisi ketemu prof baru tgl 13, dan itupun hanya melihat dari abstrak, kesimpulan, dan daftar pustaka saja. Well, karena beliau orang jenius, beliau cukup tahu overviewnya aja (logika penelitian), karena beliau percaya untuk hal-hal minor kayak masalah grammar atau teknik penulisan esti bisa ngatasin sendiri.

Sebenrnya ada banyak banget yang esti lakuin di thesis ini, dan sebenarnya masih bisa disempurnakan, masalahnya adalah rasa malas dan waktunya juga, waktunya kurang.

That is why, banyak revisi (disuruh ngebedain ketika central bank beli forex dan ketika central bank jual forex, bikin grup developing dan developed, dan regresinya perbaikin). Malsahnya, kalo aku bikin jadi per grup lagi, bakal jadi lebih kecil samplenya, dan hasil regresinya juga mungkin tetap tidak bagus. However, still have a lot of things to do. FIGHTING!!





16 June 2016.  
15.00 PERCOBAAN PERSIAPAN PRESS CONFERENCE DIKTI-NYUST


19.00 DINNER DGN CLASSMATES DAN TEACHERS.
Telat dataaangg.. miannee :((




17 June 2016.
11.00 PRESS CONFERENCE DIKTI-NYUST
Kesan-pesan buat NYUST, ini acara khusus buat 9 mahasiswa Dikti di NYUST yang graduated tahun ini. Semacam sharing dan maintain relationship Dikti-NYUST-ESIT TAIWAN.


14.00 REHEARSAL GRADUATION CEREMONY
Mba kharis jadi perwakilan international student jurusan Design, esti yang dari jurusan Finance.
Ahhh, deg-degan..
Bapak yang jadi pengatur acara ini keliatan galak bagnet dan temperamen, marah-marah mulu sama pembawa acaranya session pagi tiap mereka salah, Ya iyalah yah, pasti beliau tertekan juga, soalnya acara graduation session pagi akan dihadiri oleh wakil presiden Taiwan. Makanya gaboleh ada kesalahan sedikitpun, dan semuanya pasti tegang, tingkat pengamanannya pun bakal ketat. Dia bilang sebelum masuk aula, yang hadir akan diperiksa satu-persatu.
Ketika pindah ke yang session sore (esti upacara wisudanya sesi sore), dia ga temperamen lagi. See, karena ketika session sore wakil presidennya udah pulang.


19.00 FAREWELL INTERNATIONAL STUDENTS



18 June 2016
11.00 ACARA PERPISAHAN SAMA JUNIOR
Dikasih boneka doggy hugable dan kerajinan tangan dari Daphe dan Sheena. Uuuhhh, they are so sweet <3 .="" p="">Kata Chien, setelah acara dinner tanggal 16 June lalu, mereka pergi ke pub, tapi Daphne dan Sheena pulang lebih awal dari pub, karena mau bikin hadiah buat esti.
Mereka print photo, gunting, dan lem, dan bikin kartu ucapan gitu di papan kecil gitu. aahhh,, sedangkan aku gabawa apa-apa. Untungnya banyak yang jualan boneka dan bunga, jadi aku bisa ngasih mereka.


13.00 GRADUATION CEREMONY
Entahlah, tapi menurut esti graduation ceremonynya superrr.. <3 nbsp="" p="">Esti sama kharis duduk agak di depan, soalnya kami akan naik ke panggung. Beda dengan di Indo, di Taiwan gasemua mahasiswa maju ke panggung buat dipindahin tali topinya. (Topi?? gataulah itu pokonya mah intinya).









Di tempat duduk itu, berasa antusisas, karena mungkin berasa pertama kali esti duduk tanpa ada temen sekelas di samping. Dan ketika berlangsungnya acara, esti baru sadar kalo orang Taiwan ternyata bodor. Contohnya, selesai acara speech dan nyanyian "YOU RAISE ME UP" (lampu dimatiin dan kita pake senter hp sambil nyanyi sambil goyanging tangan dan hp), banyak yang terharu, termasuk gue yang bercucuran air mata walo tanpa mengeluarkan suara. Eeehh,, cowo" dibelakang malah ngeledekin sambil bilang: "Huuuk Huuk HUUkk Huukkk....."
Dan gue ngetawain mereka, ternyata mereka bisa bodor juga. :D

19.30 DINNER HOTPOT
Yess, every week, makan hotpot..
Sekarang giliran esti sama aulia yang treat anak-anak.



19 June 2016
21.00 Surprise for Jennifer.
Ini yang bikin aku ngerasa bersalah juga. Jejen ngasih esti kado ultah, tapi esti belum nyiapin kado ultah :((. Esti kira dia ultahnya July, ternyata June :(.. Dia juga gasuka kosmetik, dan sukanya tas, baju. Masalahnya, esti udah gapunya banyak waktu buat keluar kota, sedangkan kalo beli di Douliu mah, gabanyak pilihan dan pasti ketauan beli dimana :(


20 June 2016.
19.00 Dinner dengan Chien, Vincent, Hank, Daphne, etc..
It was so much fun. We had so much laughed at that night.


21 June 2016
Karena masih puasa dan efek ngerjain deadline thesis, ya gitu tidur teh abis subuh. Tapi hari ini esti tidur dari jam 2 pagi ampe jam3. terus, malah nonton drama korea "Beautiful Gong Shim" dari ep 1 ampe ep 12. Coba kalo ada ep 13 ampe ep.20 udah release, pasti gue sekarang masih nonton drama itu XX.
Temen-temen di Douliu, tang asalnya mau stay selama lebaran di Taiwan, ternyata mereka mau pergi ke Jepang. Iya, emang lebih murah sih ke Jepang, tapi esti kurang begitu tertarik ke Jepang.
Dulu esti mikir wah pengen lah ke Korea, tapi entahlah sekarang, berasa, pengen keluar negeri itu enaknya sama suami, sama anak..
Iya, pasti bakal beda nanti udah di Indo mah. pasti ada banyak prioritas lain, but I don't know.. Should I go or not. Dari sini ke Jepang murah, bolak balik kurang 1 juta rupiah. Dan, dari Jepang ke Korea itu gaperlu visa. Entahlah, kemarin conference di Taipei juga esti abis 4juta, belum lagi sekarang esti harus ngeluarin 4juta buat ganti iphone yg rusak, mana kemarin juga . XX.
Hal yg esti pengen adalah Disney. Tapi nanti mereka ke Jepang juga ke Universal, bukan Disney.
Esti g ngebet ke Jepang atau Korea, esti ngebetnya ke London, Turki, pengen ke daerah yg summer juga masih berawa agak dingin wind-nya :D.  Kalo Mekah mah pasti, da kewajiban.
Udah dapet nilai, udah wisuda, berasa udah selesai. Padahal sebenernya still have a lot of things to do. Mulai dari revisi, ke jurusan, persetujuan perpustakaan nasional, baru bisa print dan jilid thesis, minta ttd ke Kaohsiung, minta ttd ke KDEI di Taipei, baru setelah itu bisa minta Galaxy Tour buat booking-in tiket pulang ke Indo, lapor ke Dikti di Jakarta, baru setelah itu boleh pulang ke Bandung.
FIGHTING! (bilangnya sih fighting, tapi setelah posting ini, gue bakal langsung cuci muka, masak nasi, solat, trus tidur). 1.30am Good night. 

Friday, April 8, 2016

fokus gue: thesis dan makanan

Oke, sekarang jam 1.12 AM.
Oke, gue gabisa tidur.
Oke, tangan gue keringetan,
Oke, musim spring bikin kamar gue anget.
Yap, gue gamau nyalain AC soalnya gue curiga ACnya kotor dan lagi ngehemat biaya listrik.
Oke, gue bingung..

Jadi aja gue ganggu temen gue, Dinaa >< ..
Main kekamarnya, hhaha, seperti biasa, temen gue yang satu ini demen begadang.. --'
Lumayan, gue jadi ikut ngetik di kamarnya..

Kenapa gue gabisa tidurr??
1. Udah kebiasaan gue, sekali dalam 3 bulan gue pasti gabisa tidur, ampe pagi..
2. Mungkin karena minggu kemarin gue gatidur seharian,
3. Mungkin karena tadi pagi gue tidur ampe siang di kosan, dan sore" gue tidur lagi di dormitory :heheh
4. Mungkin karena gue ngealarm diri sendiri, buat bangun sebelum subuh, buat sahur
5. Yang pasti malam ini otak gue kepikiran makanan mulu.

Entah kenapa, gue gangerti.. Otak gue kepikiran makanan muluu.. Ya Allaahh.. :(..
Gue dari bulan kemarin, hobi banget liat instagram atau youtube tentang makanan,, cara bikin cemilan, pastry, dll.
Gue gapernah bikin cemilan apapun, paling waktu di Indo crepes sama puding ala" gue.
Di Tawain, gue belajar bikin pancake, donat, dan sekarang gue bikin martabak. ><

Saturday, March 26, 2016

March 26, 2016. Being a Teacher, dan test paling mengharukan di hidup gue

Ga kerasa udah spring lagi aja. Kemarin summer terakhir, sekarang spring terakhir, anti sebelum aku pulang bakal jadi summer terakhir. Terakhir di Taiwan tahun ini maksudnya, soalnya July atau Agustus setelah gue lulus kuliah s2, gue bakal balik ke Indonesia. YEEE!!! Amiiinn..

Sekarang gue lagi di masa (udah ga kesepian lagi), karena gue punya kerjaan baru. Tapi, gue lagi di masa yang merasa "I'm alone". Thesis ini bener-bener deh.
Akhirnya minggu kemarin gue curhat sama senior, ngomongin oraang ituu. Senior gue ( yang di lagi dalam kondisi sedang menjalani latihan militer di Taiwan Utara) ceplas ceplos ngomongin oraang itu. Yups, emang dia banyak mengatakan fakta yg gue alamin juga.
Mungkin gue bukan prioritas oraang itu :((. Lalu senior gue ngasih tau apa yang dia lakuin tahun lalu. And of course, klo gue mau lulus cepet, gue harus ngelakuin hal yang sama dengan yang da lakuin. Jangan bergantung sama beliaau. Kerjaaiinn sendirii, ke perpus, ke lab, tanya temeen. Tapi kayaknya aku ga separah senior deh, soalnya oraang itu masih sering nyempetin waktunya buat gue tiap sabtu, walaupun kadaang bisa kadaang engga. Masalanya adalah gue sendiri yang emang ga ngerti, jadi kalo ditanya metode statistik, ga nyambung.

Di tengah hiruk pikuk thesis, gue UNTUK PERTAMA KALINYA jadi guru. Guru mata pelajaran favorit gue dari semenjak SD, bahasa Inggris ^^.
Sebenernya gue ga jago bahasa Inggris, naahh dan itulaahh permasalahnnya.

Awalnya bermula dari awal Januari 2016, pemiliknya nge-chat gue, dia nawarin gue jadi pengajar Bahasa Inggris. Kebetulan, kita sama-sama ada di facebook komunitas Kompasiana muda. Februari, gue baru baca chatnya, begitu baca tawarannya, tertarik banget dong gue, dan mendaftarlah ke website tersebut. Akhirnya, setelah di test, gue diterima.
Pendapatannya ga seberapa, bukan itu yang gue lihat. Tujuan gue ikutan ini adalah:
1. Ngemotivasi anak-anak Indonesia. Kapan lagi kalian bisa chatting sama siswa" Indonesia yang kuliah di luar negeri. Selain bakal diajarin bahasa Inggris, kalian juga bisa nanya" tips" kuliah di luar negeri, cara beradaptasi mereka, keseharian mereka, ngomognin isu" dan news" up-date.
2. Supaya ge juga belajar bahasa Inggris lagi.
3. Pengalaman buat gue sebagai guru, karena gue ditakdirkan jadi dosen setelah lulus dari sini. (diwajibkan jadi dosen).

Minggu kemarin, gue dapet siswa. Di pertemuan ke-1, dia bilang gue kecepetan ngetiknya. (Sbenernya waktu itu gue keder, exciting, dan takut salah. Makanya gue ngetik berasa lagi lomba :( ).
Di pertemuan ke-2, dia bilang pusing dan pengen percakapan biasa aja. (It was my mistake I think. Karena gue typo, dan gue ngeralat salah satu pembahasan).
Di pertemuan ke-3, itu percakapan biasa aja.
Di pertemuan ke-4, gue kembali nerangin grammar, dan dia pengen percakapan sperti biasa aja.

Gue baru ngerasain rasanya jadi guru.
Takut salah,
takut siswanya ga ngerti,
takut siswanya bosen,
takut siswanya kecewa,
takut siswanya ngira gurunya ga ngerti,
harus nyiapin bahan dan belajar dulu sebelum ngajarin,
harus bikin soal,

Tadi sore gue minjem buku-buku ini dari perpustakkaan, buat menunjang gue supaya lebih baik lagi dalam mengajar.
Sebenernya, kemarin mama udah bilang, "lebih baik untuk sekarang jangan mengajar dulu, konsen dulu sama thesisnya. Esti ga kangen mama papa apa? Cepet lulus, mamah udah kangen, pengen ngumpul lagi semuanya."
Tapi, ini udah esti jalanin. Toh kayaknya juga gue ga becus ngajarin orang. :(
Kemarin ada orang yang nge-line, minta gue ngajarin dia bahasa Inggris. Gue suruh dia ke website itu. Tapi sampe sekarang gada kabarnya. Mungkin kata Allah, udah, fokus dulu sama thesisnya, satu siswa aja udah bikin kamu ngerasa punya waktu yang kurang.

Gue udah mutusin, gue berhenti ikut kelas Chinese. :(
Gue emang harus fokus orangnya, dan weeeelll dari jaman masih kecil, gue bukan orang yang betah sama les.
Les Badminton,
Les UN SD,
Les Bahasa Inggris Privat 2X,
Les UN SMP SMA,
Les Conversation Class The British Institute,
Training IELTS DIKTI,
Les Chinese 4 semester,
Dari semua les itu, Gue banyak males dan bolos. dan ga bertahan lama. hahahah. Eh, tapi les UN sama Training IELTS mah sampe selesai.

Test UN buat masuk SMA. Mengharukan banget masa-masa itu. Itu kayak titik dimana gue memaksimalkan diri gue sendiri. Dimulai dari test UN masuk SMA, test SMPTN masuk Universitas, Project Visual Basic, dan masa dimana gue nyusun skripsi sendirian sambil test masuk PT. Pertamina Patra Niaga.

Kenapa test IELTS keamrin gue gak memaksimalkan dirii?? ><
Sekarang, esti harus memaksimalkan diri esti lagi.
Ini rintangannya udah cukup banyak, pressurenya juga udah cukup, ayo tii! Buat masa depan!
Bismillah. Semoga esti bisa mengerjakan semua ini dengan baik dan maksimal Amiinn.. Semoga Allah membantu esti menyelesaikan semua persoaalan ini dengan baik.
Bismillah..

Saturday, March 19, 2016

19 Maret 2016, pasar malam Universitas, Toko kuning, dan POYA

Bangun tidur, gue langsung kaget.. Ternyata udah jam 6 sore o.o 
Langsung shalat, terus nunggu agak maleman, baru deh pergi ke pasar malem. 
Setelah 2 bulan winter holiday, kini pasar malam depan universitas kembali ramai dan padedet susah jalan.
Tentunya, seperti biasanya, tiap malem minggu gue beli cumi goreng di sini. (Makanan yang paling terjamin halal, Insha Allah). 
Cumi goreng ini direkomendasikan oleh Bapak-Bapak senior di Yuntech. Selain rasanya enak, makan ini juga tergolong aman buat kita yang Muslim. That's why, dari semenjak semester 1 ampe sekarang semester 4, makanan ini jadi snack favorit gue. Biasanya gue beli yang harganya 50 NTD (Rp 20,000). Namun, hari ini gue beli yang harganya 60 NTD (Rp 24,000), ukuranya agak lebih besar. 


Sekarang ini sudah musim spring. Udaranya masih dingin, dan sering hujan. Namun, malam ini udaranya terasa enak. Ga dingin, ga hangat. Jadi, gue memutuskan pergi ke daerah stasiun Yunlin.

Pertama, gue berkunjug ke toko kuning. Actually, gue gatau nama toko ini apa. Tapi, di setiap kota ada toko ini, dan orang Indo tau maksudnya toko kuning adalah toko ini.

Toko kuning ini kayak toko serba ada. Di lantai pertama, mereka menjual makan ringan, kosmetik dan sabun, jam tangan, dan kalkulator. Di lantai 2, mereka menjual perlengkapan kamera, perlengkapan komputer, DVD, dan komik. Di lantai 3, mereka menjual stationaries yang lengkap dan lucu-lucu.


Selanjutnya, gue menuju ke toko sebelahnya, toko tempat menjual kosmetik yang lengkap. Yupss!! POYA! Toko Poya ini tergolong lengkap menyediakan kosmetik drugstore, baik produk dalam negeri maupun import. 
Waktu semester satu, gue sama Endah ketika ke toko Poya ini,, woalaah kelabakaann. Gimana engga, di Bandung susah dan mahal buat dapetin produk import Korea dan Jepang. Biasnaya harus pesen ke OL-shop buat dapet barang langka kayak gitu, which is gue ga percaya sama Ol-shop. Karena, gue gabisa ngecek produknya. 
Tapi di sini, produk Korea, Jepang, melimpah ahhaha. Jadi aja kita banyak nyoba ini itu. 

Di gambar yang atas itu, gue lagi ngecek warna bedak compact-powder Silk Edition dari Bourjois. 
Produk Bourjois ini lagi booming di Indo. Setelah disurvey, harga produk Bourjois di Indo lebih mahal dibandingkan di sini.
Karena sedang ada diskon untuk semua produk Bourjois, minggu kemarin gue udah beli lipstik Bourjois paling laris Rouge Edition Velvet Nomor 07 Nude-ist. Hari ini kakak gue nitip lipstik yang sama, dan gue beli lipsitk Rouge Edition Velvet Nomor 09 Happy Nude Year buat temen gue di Indo. 
Rouge Edition Velvet Nomor 09 ini terlihat lebih muda warnanya dibanding yang nomor 07. 
Nomor 09 ini produk baru, dan kayaknya belum ada di Indo.



Dari bulan lalu, gue nyicil produk kosmetik buat oleh-oleh. Sisanya, produk kebutuhan gue aja.
POYA ini sering ngasih diskon giliran, tergantung musim. Makanya, kalo ada diskon produk yang yang gue belum pernah nyoba tapi unik, gue beli aja. Soalnya gue yakin orang rumah atau temen-temen pasti pengen nyoba yang produk-produk yang unik. (Biasanya, produk unik ini dijualnya di Online Shop).

Cumi Goreng                                          60 NTD = Rp   24,000                                                              
Octopus Tripod                                     149 NTD = Rp   59,600
Cable holder                                            39 NTD = Rp   15,600
Borjouis Lipstick(2)                              638 NTD = Rp 255,200
Compact Power Silk Edition Bourjois  493 NTD = Rp 197,200
Sabun tangan batangan                           10 NTD = Rp      4,000
Sendok bebek (buat message muka ^^)  25 NTD = Rp    10,000
Pengharum ruangan                                39 NTD = Rp    15,600
Total                                                   1,453 NTD = Rp  581,200


Friday, March 18, 2016

19 March 2016 dan Ridhonya Allah

Syelamat pagii Fiesty di masa depan ^^,, (ala-ala bikin tulisan buat diri sendiri di masa depan, kaya waktu dulu)

In this semester (the last semester in order to get my Finance master degree predicate from Taiwan), I don't have any class. Just have a Chinese class, two times a week.

Gue sediih banget nget. Dospem yang sibuuk banget nget. Asalnyaa udaah nuliis lengkaap, tapii guee hapuus lagii soalnyyaa takuut doii bacaa pakee googgleee terjemaahaann. Daan lagii kalimat yaang barusaan takuut dibacaa jugaa, ituulaahh mengappaa huruuf vokaal di tulisaan inii bergandaa. --"

Yah, intinya! Semangat! Waloo dospeem guee gakayaa yaang laiin, hamba haruus optimiis daan teteep semangaat! Kerjaiin sendirii ajaa penelitiiannyaa. Allah ngasih cobaan ini karena tau gue bakal ngatasin masalah ini dengan baik. AMIIN.

Allah udah tau siapa yang masuk surga, siapa yang masuk neraka. Tugas hamba, ngejalanin ini semua dengan sebaik-baiknya, dan berusaha bikin Allah sayang sama esti. Karena, masuk surga itu bukan hanya pahala, masuk surga itu karena KERIDHOAN ALLAH. Banyak pahala tapi Allah ga ridho, ya percuma, dia gakan masuk surga. Sedikit pahala, tapi ALLAH RIDHO, maka dia bakal masuk surga. Namun, bagaimana suapa kita mendapat Ridho Allah? Tentunya dengan mendekatkan diri pada Allah, menjauhi larangan-Nya, dan mematuhi perintah-Nya.
A little stories:

-> There was a prostitute. Actually, she had committed sin and wanted to repent (bertobat). She found a little kitten in the street. The kitten looked sick. She helped this little kitten and treated it well. When she died, Allah sent her to the jannah (the heaven), because of what she did to the kitten.

-> There was a Moslem. She always do what Moslems have to do, and stay clear of things that are forbidden for Moslems. When she died, dia meminta agar dia masuk akhirat dengan dihitung pahalanya. Ternyata, setelah dihitung, pahalanya tidak cukup untuk masuk surga. Sesungguhnya, yang membuat seseorang masuk surga itu bukan hanya pahala, Ridho Allah adalah yang utama. Namun, untuk mendapatkan ridho Allah tentu kita harus patuh dengan perintah Allah.


-> There was an assassin. He has killed 99 people. He committed sin to an Ustadz or Kyai (I don't know, pokonya guru ngaji), and wanted to repent (bertobat). The Ustadz/Kyai told him that he had too many sins. His sins are unforgivable. After heard what the Ustadz/Kyai said, the assassin got angry and killed the Ustadz/Kyai. THE END. (No. Seriously, just kidding. Ahhh gue males ngetiik capee..                                       ...            ...................................                                             .................  .......... Oke lanjut) The Assassin went to the other Ustadz/Kyai. The Ustadz/Kyai told him to move to the other village. The village should be far enough. Pembunuh ini harus menjalani kehidupan yang baru di desa yang jaaauuuhh dari desa asalnya dia. Supaya dia bisa menjalani kehidupan baru, bisa move-on gitu lah guys. Maka, berjalanlah si pembunuh ini ke desa yang ia tuju. Namun, keitka sedang diperjalanan dia meninggal. Datanglah dua malaikat. Malaikat yang satu menariknya karena pembunuh ini sudah membunuh 100 orang. Malaikat yang satu lagi menarik pembunuh ini karena pembunuh ini telah bertobat. Nah loh, bingung kan malaikatnya, aku juga bingung. Kemudian, Allah menyuruh dua malaikat itu untuk mengukur jarak desa yang ia tinggalkan ke tempat pembunuh itu meninggal dan jarak dari tempat pembunuh itu meninggal ke desa yang hendak ia tuju. Keputusan pun diambil, beliau masuk surga karena setelah diukur, jarak beliau ke desa yang ia tuju lebih dekat satu langkah, dibandingkan jarak beliau ke desa yang ia tinggalkan.

Semoga kita termasuk hamba yang diridhoi oleh Allah. Amiin..

Sunday, March 13, 2016

IDN (Indonesian Diaspora Network) in 2015 in Jakarta

Last year, in August 2015, I joined IDN (Indonesian Diaspora Network) in Jakarta. It was so amazing >< ..




I was lucky because I had an opportunity to meet those gorgeous Indonesian Diaspora. All of them are success people and specialized in their own field.


The man in the middle of this photo is Pak Mohamad Al-Arief. When we took this photo together in 2015, he was the Chairman of Indonesian Diaspora Network (IDN), which was responsible globally. He works as Deputy Global Communications Adviser at the World Bank, Washington DC, US.
Not many conversations that we did, I just introduced myself to him. I watched him and I was mesmerized by how he set the IDN event last year in Jakarta and Bandung, how the way he communicates with the committees, how he greet the guests, and taking care of his wife and children while doing a tour in Bandung. He is a humble, religious, and wise person.

Wednesday, March 9, 2016

Tips penting! Cara mengecek tanggal kadaluarsa produk kosmetik

Seringkali tanggal kadaluarsa produk sudah terhapus atau tanggal kadaluarsa memang tidak tercetak dalam produkmu. Bagaimana cara mengetahui tanggal kadaluasanya?

1. Kita bisa mengeceknya secara on-line di http://checkcosmetic.net/ yaitu dengan mengetikkan kode produksi kosmetik tersebut. 
Brands yang sering kita lihat di Indonesia yang bisa kamu check di link http://checkcosmetic.net/ di antaranya: Bioderma, Bvlgari, Cartier, Christian Dior, Clean & Clear, Clinique, Covergirl, Dolce & Gabbana, Dove, Dunhill, Escada, Esprit, Estee Lauder, Fendi, Gap, Garner, Guess, Gucci, Head & Shoulders, Herbal Essences, Hermes, Hugo Boss, Inglot, Jimmy Choo, Kanebo, Kenzo, Kiehl's, Kose, L'Oreal, La Mer, Lacoste, Lancome, Lux, MAC, Make Up For Ever, Mary Kay, Maybelline, Michael Kors, NARS, NYX, Neutrogena, Olay, Oriflame, Pond's, Pantene, Rexona, Rejoice, SK-II, Sephora, Shu Uemura, Skinfood, Sleek MakeUP, St Ives, Sunsilk, The Face Shop, Tony Moly, TRESemme, Urban Decay, Victoria's Secret, Yves Saint Laurent, Zara.

Caranya:
 Lihat kode produksi produk kosmetik kamu, 
buka web  http://checkcosmetic.net/ ,  lalu ketikkan brand dan kodenya:

klik Calculate.

Hasil: Kosmetik yang aku test diproduksi pada 3 April 2014, dengan daya tahan penyimpanan 36 bulan, aku masih bisa menggunakan produk kosmetik ini dalam 13 bulan ke depan.

Brands yang ada di http://checkcosmetic.net/  lebih lengkapnya:
Adidas, Adolfo Dominguez, Aerin, Aesop, Agatha Ruiz de la Prada, Ahava, Alessandro Dell'Acqua, Alpha Hydrox, Alfred Sung, American Beauty, Amway, Angel Schlesser, Anna Lotan, Anna Sui, Annick Goutal, Antonio Banderas Fragrances, Aramis, Argital, Armand Basi, Artistry, Aquolina, Arnaud, Aura Cacia, Avalon Organics, Aussie, Aveda, Aveeno, Avon, Axe, Azzaro, Badgley Mischka, Banana Boat, Bare Escentuals, Bath & Body Works, Baldessarini, Balenciaga, Balmain, Beautycycle, Benefit Cosmetics, Beyonce, Bioderma, Biosilk, Biotherm, Bliss, Blumarine, Bob Mackie, Bobbi Brown, Bottega Veneta, Borghese, Boucheron, Bourjois, Brelil, Britney Spears, Bruno Banani, Brylcreem, Bumble and bumble, Burberry, Burt's bees, Bvlgari, CAC, Cacharel, Camay, Canmake, Carmex, Carolina Herrera, Caron, Cartier, Calvin Klein, Celine Dion, Cerruti, Cetaphil, Chanel, Cezanne, Charmzone, CHI, Chicco, Chloe, Chopard, Christian Dior, Christina, Christina Aguilera, Clairol Professional, Clarins, Clean & Clear, Clinique, Coach Fragrances, Coffret D'or, Collistar, Comme des Garcons, Coppertone, Cosme Decorte, Covergirl, Crabtree & Evelyn, Creed, Custo Barcelona, Cyclax, Davidoff, David Beckham, DDF, DHC, Darphin, Diesel, Dolce & Gabbana, Donald Trump Fragrances, Donna Karan, Dove, Dr.Ci:Labo, Dr.Hauschka, Dr.Jart+, Dunhill, e.l.f. (Eyes Lips Face), Elemis, Elite Models, Elizabeth Arden, Elizabeth Taylor, Emilio Pucci, Everyday Minerals, Escada, Esprit, Essence, Estee Lauder, Faconnable, Faith Hill, Fekkai, Fendi, Ferragamo, Fissan, Flirt!, Fresh, Fruit of the Earth, Gai Mattiolo, Gap, Garnier, Geoffrey Beene, Gianfranco Ferre, Giorgio Armani, Giorgio Beverly Hills, Giovanni Cosmetics, Givenchy, Gloria Vanderbilt, Goldwell, Good Skin, Guess, Gucci, Guerlain, Guinot, Guy Laroche, H2O+, Halle Berry, Halston, Head & Shoulders, Helena Rubinstein, Herbacin, Herbal Essences, Hermes, Hipitch, Hugo Boss, Impress, Inglot, Isabella Rossellini, IsaDora, Issey Miyake, It Cosmetics, Jacques Bogart, Jane Iredale, Jessica Simpson, Jason, Janssen Cosmeceutical, JC de Castelbajac, Jean Paul Gaultier, Jesus Del Pozo, Jil Sander, Jill Stuart, Jimmy Choo, Jo Malone, Joe Blasco, John Masters Organics, Joop!, Jovan, Juicy Couture, JUJU, Justin Bieber, Kanebo, Kaaral, Kenneth Cole, Kenzo, Kenzoki, Kerastase, Kiehl's, Kiton, Korff, Korres, Kose, L'Artisan Parfumeur, L'Oreal, La Colline, La Mer, La Prairie, La Roche-Posay, Lab Series, Lacoste, Lagerfeld, Lalique, Lancaster, Lancome, Lanvin, Laura Biagiotti, Laura Mercier, Lee Stafford, Lierac, Lime Crime, Lirene, Liz Claiborne, Lunasol, Lux, Lolita Lempicka, MAC, Macadamia, Make Up Factory, Make Up For Ever, Mandarina Duck, Mariah Carey, Marc Ecko, Marc Jacobs, Marni, Mary Cohr, Mary Kay, Masaki Matsushima, Matis, Matrix, Mavala, Max Factor, Maybelline, MD Formulations, Mentholatum, Michael Kors, Milbon, Missha, Missoni, Mizon, Molton Brown, Mont Blanc, Moschino, Murad, Narciso Rodriguez, NARS, NYX, NailTek, Naomi Campbell, Natori, Natural Instincts, Nautica, Neutrogena, Nice 'n Easy, Nicki Minaj, Nina Ricci, Nioxin, Nivea, Nu Skin, Nutrilite, Nuxe, Ojon, Olay, OPI, Oriflame, Origins, Orlane, Orofluido, Osiao, Paco Rabanne, Palmer's, Paloma Picasso, Pantene, Paris Hilton, Paul Mitchell, Paul Smith, Payot, Pert, Peter Thomas Roth, Philosophy, Phyto, Pierre Cardin, Pond's, Prada, Prescriptives, Puma, Pupa, Queen Helene, Queen Latifah, Radox, Ralph Lauren, Redken, Refectocil, Rejoice, REN, RevitaLash, Revlon, Rexona, Rihanna, Rimmel, Roberto Cavalli, Roberto Verino, RoC, Rochas, Rodan and Fields, Rossmann, S.T. Dupont, SK-II, Safeguard, Salerm, Sanoflore, Sans Soucis, Sarah Jessica Parker, Schwarzkopf, Sean John, Sebastian Professional, Sephora, Serge Lutens, Shakira, Shu Uemura, Simple, Sisley, Smashbox, Skin79, SkinCeuticals, Skinfood, Slava Zaitsev, Sleek MakeUP, Sofina, Sonia Rykiel, St Ives, St. Tropez, Stila, Styx, Sunsilk, Syoss, Talika, Taylor Swift, Ted Lapidus, Thalgo, The Face Shop, Thierry Mugler, Tigi, Tom Ford Beauty, Tom Tailor, Tommy Hilfiger, Tony Moly, Too Faced, Tory Burch, Tous, TRESemme, Trussardi, Ungaro, Urban Decay, Uriage, Usher, Valentino, Van Cleef & Arpels, Vaseline, Venus, Vera Wang, Vichy, Victoria's Secret, Victorio & Lucchino, Vidal Sassoon, Viktor & Rolf, Vivienne Westwood, Versace, VO5, Wella, Yves Rocher, Yves Saint Laurent, Zara.

2. Jika kode tanggal kadaluarsa dan kode produksinya sudah tidak terlihat, kamu bisa memperkirakannya kapan (tahun berapa) kamu membeli barang tersebut, yang mana masa kadularsa kosmetik adalah:
Moisturizer: 1 tahun
Sunscreen: 2 tahun
Body lotion: 2- tahun
Serum: 6-12 bulan
Cat kuku: 2 tahun
Bedak padat: 6 bulan
Bedak tabor: 2 tahun
Maskara: 3 – 6 bulan
Eye liner liquid dan gel :  3 bulan
Eye shadow cream: 6 bulan
Eye shadow powder: 2 tahun
Lipstik: 2 tahun
Concelear: 1 tahun
Foundation: 1 tahun

Kita patut curiga jika produk kosmetik yang kita miliki sudah melewati kadaluarsa, jika menunjukkan tanda berikut ini:
- baunya berubah
- teksturnya berubah
- bahannya terlihat terpisah
- kering dan berbau
- warna mulai berubah
- lipstik mulai berminyak atau menjadi kering, dan sulit diaplikasikan

Semoga bermanfaat ^^

Tuesday, March 8, 2016

History Revealed: Soeharto - Who is Suharto?

       Siapa yang tidak kenal dengan Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto. Beliau adalah presiden Indonesia yang ke-2 (periode 1967-1998). Dalam masa order baru, Soeharto melakukan berbagai pembangunan infrastruktur dan ekonomi, yang masih bisa kita rasakan manfaatnya hingga saat ini.

       Kini, tahun 2015, dosen pembimbing saya di Taiwan bertanya: "Do you know Soeharto? I heard he did so many things to your country. I know it from the history book when I was a student. He is a very good president, isn't he?" 
That is what the Taiwan school say about Soeharto. Well, he is pretty famous. "If you ask me, I think he was not that good. He did nepotism when he was a president." 
       Then, I read a book in the library with title International Business An Asian Perspective (Hill et al., 2012). The book tells a little about Soeharto:
Di tahun 1996, ketika Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto memiliki jabatan sebagai Presiden, majalah TIME menggambarkan beliau sebagai sosok seorang professional kantoran dengan rambut hitam keriting, mata coklat, dan wajah terbuka dan innocent.
30 tahun kemudian, majalah TIME tersebut melacak $9 billion uang Soeharto yang ada di akun bank Swiss.
"It was just a part of the huge wealth amassed by the former President and his family; a fortune that included a $4-million penthouse in Singapore and a $12 million masnion in an exclusive neighborhood of Los Angeles, as well as a fleet of planes including a Boeing 747-200 jumbo jet, a DC-10, and a Boeing 737.
Suharto began his political career on a strong anticommunist platform, cleansing the nation of all traces of the previous Partai Komunis Indonesia (PKI), and ushering in a new era of development and prosperity. For many years, Indonesia was a paradigm of industrialization. Suharto centralized power and authority in the military but wielded that power to allow the privatization of Indonesia's valuable natural resources. Suharto also modified labor laws, making the investment in Indonesia much more attractive to multinationals. From 1980 to the mid-1990s, Indonesia's GDP rose at rate of about 6.5 percent per year.
However, the same tightly-controlled and well-net-worked systems that allowed Suharto to transform Indonesia was also the basis of a system of patronage, kickbacks, and corruption. Companies involved as agents, distributors, and importers int he overall business environment tended to be owned by family members and close friends, These businesses were often granted preferential contracts, some even holding monopolies on the distribution of major products such as petrochemicals. Indonesia's privatized natural resources, including real estate, became concentrated in the hands of Suharto's family and some of his close allies. Banks lent these family-owned ventures at ridiculously low interest rates, and would often forgo repayment.
The same regime that had brought about rapid economic development was now laying the foundation of deep-rooted corruption and patronage, so much so that it became a way of doing business in Indonesia. The World Bank once estimated that as much as 30 percent of Indonesia's development budget was lost -over a period of two decades- through widespread corruption throughout its civil service. Suharto himself was dubbed one of the most corrupted leaders in the worlds, with Transparency International estimating his personal plunder at anything between $15 billion to $35 billion.
The later part of Suharto's rule was also filled with accusations of human rights violations and other crimes arising from a 24-year occupation of East Timor by Indonesian forces.
Finally, after nearly 32 years in power, Suharto was forced to step down in 1998. The reason: the Asian Financial Crisis of 1997 left more than half of Indonesia's population below the poverty line. The growth of Indoensia's Gross Domestic Product tell to indicate regression, with the rate at about -13 percent."
The history revealed. 




Possessed iPhone 6 and How to Fix It?

Since two days ago, my iPhone 6 was getting weird. It couldn't work well. At the first day, it was frozen. When I tried to switch the screen, it didn't work. However, I didn't care much and just waited for like ten minutes, then my iPhone works normally. On the second day, it started possessed again. Sometimes when I was typing, it typed what I didn't type. Well, it was just "sometimes". When I was trying to sleep, shockingly my iPhone downloaded and played a game by itself. 
Today, my iPhone getting crazier. It is kinda frustrated to deal with this possessed iPhone. It tapped randomly, typed by itself, opened application randomly, and played youtube and move it to the other youtube channel. Even, I was struggling to turn my iPhone off. --" 
I have tried many things to fix it:
1. Reset my iPhone. I pressed the power and home button. Then, I waited until the Apple logo appears. After it went on booting, it remained moving randomly. Apparently, resetting didn't work for my iPhone.
2. I tapped setting, chose General -> Reset -> Reset All Settings. Poorly, my phone getting possessed harder.
3. I did a hard reset: General -> Reset -> Erase All Content and Settings. (If you have data you want to keep, you have to back up the data by using your iTunes or iCloud account first). Unfortunately, this thing didn't help my phone. (I competed with my iPhone brutally when I had to choose the language, the region where I live, Apple ID and my password.)
4. I tried to turn my iPhone off. After that, I took a hair dryer and blew my iPhone up and down (for five minutes). Then, place my iPhone in front of a mini fan. 
After 10 minutes, I turned my iPhone. Apparently, this way made my iPhone being more tamed. Then, I realize maybe my iPhone 6 is freezing. :(
I turned it off, took a hairdryer and blew my iPhone again, longer. Then, I placed it inside the blanket. After a half of hour, I turned my iPhone on, then wallaaaaa apparently this step works on my iPhone. :D 
(Even though after I turned my iPhone on, it looks tapped randomly just for twice, well it can be said my iPhone is getting better). 

I am not sure the reason why my iPhone getting possessed, but it might be because of the extreme weather. A week ago, the snowfall fell into my iPhone. A couple days ago, some teardrops dropped onto my iPhone. I live in Taiwan which is now is winter season, and there is no heater in my apartment. I think it is not only because of the cold but also the humidity. It is so humid in here. Every night, I saw my iPhone has dew on top of its screen, and my iPhone was very cold if I hold it. (Poor iPhone, maybe it feels cold and lonely :p).
I think if it is summer, your iPhone getting hot and has same problems with mine, you just need to cover it in order to protect it from the extreme weather.

EDIT: MY PHONE HAS BEEN FIXED. THE PROBLEM WAS ON ITS "IC".

curhat jaman dulu deg deg ser sebelum dapet beasiswa dikti, nitip aja ini mah..

Saya bukan orang yang jenius. Saya perlu membaca berkali-kali, setelah saya paham barulah saya bisa mengerjakannya. Memahami kelemahan saya adalah kunci bagi diri saya sendiri untuk menyemangati diri untuk belajar dan belajar.
Ketika semester 8 (awal tahun 2012), saya mencoba melamar pekerjaan. Ternyata saya beruntung; setelah mengikuti tahapan test interview dan psychotest, dan meyakinkan user bahwa saya pasti lulus di tahun 2012 (padahal saya masih mengerjakan skripsi BAB II); saya diterima di salah satu perusahaan BUMN di Jakarta. Dengan ambisi diterima di perusahaan bonafit, saya mengikuti seluruh tahapan seleksi yang cukup membuat saya stres karena harus bolak-balik Jakarta-Bandung, mengerjakan tugas tambahan oleh user perusahaan tersebut (sebagai tahapan seleksi tambahan), sekaligus mengejar dosen bimbingan skripsi di Bandung.
Gaji di perusahaan tersebut ternyata tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saya selama tinggal di lokasi dekat perusahaan di Kuningan, Jakarta. Saya-pun masih meminta dikirimkan bantuan financial dari orang tua. Walaupun begitu, ketika saya meminta untuk berhenti bekerja dan memilih untuk melanjutkan kuliah- ibu saya berkata bahwa mereka sudah tidak mampu memberikan saya uang bulanan dan membiayai saya kuliah.
Mendengar hal itu, saya kaget dan kecewa. Saya mengatakan bahwa saya iri dengan kakak saya yang mengambil S1 di salah satu Universitas Internasional swasta di Jakarta dan melanjutkan program profesinya di sana. Biaya kuliah S1 di Universitas tersebut menginjak dua digit per-semesternya dan belum lagi di tambah biaya untuk mengambil profesi. Di mata saya, kenapa kaka saya yang sudah kuliah mahal-mahal, ujung-ujungya toh menikah, dan kini sudah sibuk dengan keluarganya sendiri. Sedangkan saya, yang berkomitmen untuk bekerja sebelum menikah untuk membiayai orang tua nantinya, justru tidak bisa melanjutkan S2, bahkan saya meminta profesi-pun, ibu saya tidak mau membiayai saya.
Mendengar itu, Ibu saya berkata: “Jangan pernah membandingkan jatah seseorang dengan yang lainnya. Dulu memang kebetulan mama mendapatkan rezeki tambahan ketika teteh meminta lanjut profesi, mungkin itu memang rejekinya teteh, kalau dilhat dari gajinya papa,  mama juga sampai sekarang masih ga ngerti, kenapa kita bisa mengkuliahkan kalian sampai beres.  Alhamdulillah.. selalu ada rejeki tiap kita butuh, tapi kalau kamu meminta untuk kuliah sekarang, maafin mama, papa sama mama sudah tidak mampu membiayai esti kuliah. Cukup sampai S1, kalau kamu mau ngambil S2, silahkan bekerja.. menabung..”
Saya diam mendengarkan ibu saya bercerita. Sesekali terdengar suara cegukan saya, menahan tangis.
“Mama yakin esti mah pasti bisa. Esti anak pinter, mama lihat dari dulu kalau esti pengen ngedapetin sesuatu, esti kerja keras, esti berdoa  dan hasilnya selalu memuaskan. Allah Maha Mengabulkan, sekarang esti usaha sendiri, jangan lupa banyak berdoa memohon sama Allah supaya Allah luluh dan mengabulkan keinginan esti lagi. Dulu bisa dapet beasiswa dari pemerintah 4 tahun berturut-turut waktu kuliah, bisa pake uang beasiswa buat beli barang-barang tambahan yang esti pengen, dan Alhamdulillah lulus cum-laude, ga ada yang ga mungkin, siapa yang tahu nanti dapet beasiswa buat kuliah S2, atau bisa kerja sambil kuliah pake uang sendiri.”
Baru saya sadar, dilihat dari umur ayah saya, seharusnya ayah saya memang sudah pensiun. Namun, karena saya belum lulus kuliah, dan ternyata setelah lulus kuliah pun saya masih belum bisa lepas secara financial dari mereka, maka ayah saja terus-terusan menunda pensiun, sering kali ayah saya mengeluh cape berkerja karena beliau memiliki masalah penglihatan. Namun, beliau tetap bekerja demi saya, menunggu sampai saya bisa mandiri.
 Selama ini mereka berdua begitu memprioritaskan anak-anaknya, sampai-sampai mereka menunda cita-cita mereka sendiri untuk menjalankan ibadah naik haji. Sekarang, giliran mereka untuk menabung dan memikirkan masa depan mereka. Ayah saya berniat untuk melaksanakan ibadah haji dengan menggunakan uang pensiunnya.
Dan saya sadar, ternyata di umur saya yang ke-23 tahun, saya belum bisa menjadi tempat bersandar bagi kedua orang tua saya.
*
Dari Jakarta, saya pindah bekerja di perusahaan Korea yang terletak di Bekasi. Akhirnya untuk pertama kalinya, saya menstransfer uang ke rekening ibu saya. Walaupun jumlah yang saya transfer tidak banyak, namun bagi saya itu adalah permulaan. Bagi ibu saya, hal itu merupakan suatu kebanggan, karena artinya saya sudah mampu mengontrol penghasilan dan hidup mandiri. Ibu saya tidak pernah memakai uang tersebut, dan mengumpulkannya. Katanya, ini adalah uang tabungan saya, yang dititipkan ke Ibu saya; suatu saat saya akan membutuhkan uang ini katanya.
Dari Bekasi, saya pindah bekerja ke perusahaan lain di Cilegon. Merupakan suatu kebanggaan bagi saya bekerja di perusahaan joint venture Korea-Indonesia ini. Bekerja di Perusahaan ini membuat saya merasa seperti bekerja di sebuah pulau asing di luar negeri, karena lokasi perusahaan yang jauh dari mall-mall besar dan setiap hari para pekerja berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Limpahan ilmu dan tips saya dapatkan dari expat-Korea dan Indonesia yang hanya dalam beberapa hitungan tahun ke depan, mereka harus kembali ke negara dan perusahaannya masing-masing. Pressure dari user dan atasan, rasanya terobati dengan ilmu-ilmu pemecahan kasus dan pengalaman baru yang tidak saya pelajari ketika kuliah. Belum lagi senior-senior yang selalu ramah dan memberikan solusi, serta teman-teman rekan kerja yang selalu saling memberikan support, hal-hal tersebut akan membuat saya berat meninggalkan perusahaan ini.
Tentu saja, bekerja tidaklah selalu menyenangkan. Malam itu, ketika saya merasa dropped, saya menghibur diri sendiri dengan melihat-lihat halaman facebook. Saya melihat salah satu teman SMA saya mengupload foto-fotonya di Perancis, dan foto-foto rumahnya yang sedang dibangun.  Ternyata ia kuliah double degree S2 di Perancis, dan dengan uang beasiswanya ia mampu membangun rumah sendiri. How clever and lucky you are. Itulah yang saya lihat darinya. Ketika menggeser touchpad laptop, “Kok basah?”  Ternyata sedari tadi saya terus meneteskan air mata. “Ya Allah, terimakasih banyak atas semua anugerah-Mu. Hamba yakin, Allah tahu yang terbaik untuk hamba dan memberikan yang terbaik untuk hamba. Tapi, kalau boleh, jadikanlah agar yang terbaik itu adalah hamba kuliah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Amiin.”
Tepat keesokan harinya ketika jam istirahat tiba, saya menghampiri teman saya di meja kerjanya; saya memergoki dia sedang mengisi formulir. Teman saya kemudian menawarkan saya untuk ikut mengisi formulir tersebut; formulir Beasiswa Calon-Dosen BPP-LN (Beasiwa Pasca Sarjana Luar Negeri) DIKTI DIV Vokasi, yang ternyata deadline-nya adalah hari itu juga.

Friday, February 19, 2016

Mendengarkan musik itu haram?

Apakah mendengarkan musik itu haram?


"Listening to music is haram." I have heard this sentence, but I am not sure when was the first time I heard it. Well, I didn't trust that sentence, because I see that more and more Moslem sings religious songs. 
Then, last month, I saw a video on facebook. There was a cute toddler who asked by her guru (that video is to show how good she is in memorizing Islam rules). One answer that really make my jaw drop is when the teacher ask: "Listening to music?" toddler: "Haram."

After that, I just trying to find the other references on google. However, it was not fulfilled my curiosity. I felt restless (gelisah).

Two weeks after that, I asked my guru. She said: mmm, menjauhi dari mendengar musik untuk di jaman sekarang itu sulit. Dimana-mana kita mendengar musik, di supermarket, di manapun, sulit ya. Tergantung dari alat musik yang dipakai. Jika alat musiknya ditabuh, itu boleh. Nabi tidak melarangnya. Kalau sekarang, udah banyak kan yah alat musik seperti dipetik, dll. 
Tidak boleh mendengarkan musik mungkin dikarenakan repetisi dan masuk ke memori kita, teringat-ingat ketika kita melakukan aktivitas di kehidupan kita.

Tuesday, February 9, 2016

Review: SK-II Facial Treatment Essence and Facial Treatment Clear Lotion NOT RECOMMENDED

Hi, everyone.

As you can see in the title, I want to review SK 2 products. I bought these two SK-II products in Trans Studio Mall- Bandung- Indonesia with price Rp 700,000 at the end of 2014. They gave me a package (include: one bottle of facial treatment essence (75 ml), one bottle of facial treatment clear lotion (30 ml), and a sheet of SK-II face mask.

When I was buying this product, I had an acne prone skin. I had two big pimples on my cheek. The SK-II seller said it can help me to cure the acnes.
However, after three months, my acne was still there. I mean, the first acne has disappeared, then there was a child of acne appeared near the place where her mama died, then the child of acne disappeared, then the grandson appeared, and so on.
They said it will brighten my skin. However, I didn't feel it works for me.

What I like:
+ The face mask is the best ever.

What I dislike:
- I do not see or feel any different when I use these products.
- Not recommended for OILY SKIN
- The smell of FTE (smells like yeast)

Will I repurchase it:
No.

Thank you guys for reading  :)

Review: Vaseline Pure Petroleum Jelly

Halo, everyone..

Well today, I want to review Vaseline pure petroleum jelly product.


I just already know this product when I am in Taiwan because usually they just sell it online if you want to buy it in Indonesia. 
Actually, I have an oily skin. However, I will have a dry skin during winter. Then, I found this product. (haha, I am kinda late, right :p )
During winter, I apply vaseline on my elbows, knees and some parts of my face (cheek and the area close to my nose).
For everyday use, I use vaseline every night, to clean the lipstick on my lips. It's simple. I just take a little of it, dub it on my lips, and then I do a little massage with a circular motion. After one minute I massage my lips, I will take a sheet of cotton and wipe the excess vaseline on my lips.

This vaseline product can be used in some different ways: https://www.pinterest.com/pin/262968065715603677/